Setelah Ada Yang Tewas, kami Tidak Bisa Mendiamkan Ketidakadilan Ini

Setelah Ada Yang Tewas – Muhammad seharusnya mempersiapkan diri Untuk Mengikuti ujian masuk universitas. Tapi remaja 17 tahun,Itu malah sibuk. Mendokumentasikan unjuk rasa besar-besaran di Ibu Kota Dhaka yang sudah berlangsung selama dua pekan,

Setelah Ada Yang Tewas, kami Tidak Bisa Mendiamkan Ketidakadilan Ini

Setelah Ada Yang Tewas, kami Tidak Bisa lagi Mendiamkan Ketidakadilan Ini

Setelah Ada Yang Tewas, kami Tidak Bisa lagi Mendiamkan Ketidakadilan Ini

Dilansir dari laman TIME, Jumat (10/8), dengan tas ranselnya Muhammad mengarungi jalanan utama kota berpenduduk 18 juta jiwa itu. Dia bersama ribuan remaja seumurannya atau bahkan lebih muda dari dia menuntut sesuatu yang sederhana: hidup mereka tidak tamat sia-sia hanya karena sopir bus ugal-ugalan.

“Ketika angkatan junior saya berdemo di jalanan, saya tidak bisa cuma duduk di rumah saja membaca kabar dari media sosial tentang apa yang mereka lakukan,” kata Muhammad kepada TIME.

Kerusuhan di Dhaka dimulai pada 29 Juli ketika sebuah bus yang melaju kencang menabrak dua remaja hingga tewas dan melukai 13 lainnya. Selama sembilan hari kemudian, para pelajar itu turun ke jalan menuntut keadilan. Gelombang demonstrasi membesar, diikuti mulai dari siswa kelas menengah hingga universitas.

Unjuk rasa itu akhirnya berkembang menjadi gerakan yang lebih luas memprotes pemerintahan yang buruk dan korup. Bagi sebagian kalangan, demo itu mewakili generasi muda yang sudah muak dengan kondisi negara yang kian korup di tengah perjuangan mereka sehari-sehari tinggal di kota paling padat di muka bumi.

“Keresahan ini sudah berlangsung sejak lama,” kata Liton Nandi, sekretaris jenderal Serikat Mahasiswa Bangladesh (BSU).

“Setelah ada yang tewas, kami tidak bisa lagi mendiamkan ketidakadilan ini.”

Perdana Menteri Sheikh Hasina yang akan menghadapi pemilu tahun ini tampaknya sudah tidak nyaman lagi dengan gelombang unjuk rasa pelajar dan mahasiswa ini. Selama sepekan terakhir 200 orang luka ketika aparat keamanan membubarkan massa dengan gas air mata dan peluru karet. Sebanyak hampir 24 jurnalis juga diserang dan menurut media lokal, sebagian dari mereka harus dilarikan ke rumah sakit.- www.tok88.com –

Recent search terms :
  • Muhammad seharusnya mempersiapkan
  • diri Untuk Mengikuti ujian
  • Perdana Menteri Sheikh Hasina yang akan
  • pemilu tahun ini tampaknya sudah tidak
  • ditangkap tiga lagi mahasiswa bernama M Amin
  • unjuk rasa pelajar dan mahasiswa ini
  • Dia bersama ribuan remaja seumurannya
  • Bandar Ceme Online
  • Agen Kartu Super 10
  • Capsa Susun Online
  • Agen Omaha Poker Rupiah

 

Setelah Ada Yang Tewas, kami Tidak Bisa Mendiamkan Ketidakadilan IniAgen Poker Online, Bandar Ceme, Ceme Keliling, Domino QQ, Live Poker, Capsa Susun Online, Agen Kartu Super10, Bandar Omaha Poker

Hanya LapakDewa Berikan BONUS Sebanyak ini !

– Bonus New Member 10rb
– Bonus TO Mingguan 0.3%
– Bonus Like & Share FB
– Bonus Lucky Spin
– Bonus Refferal 10%
– Bonus Turnamen Coin
Tunggu Apa Lagi Yuk Gabung dan Bermain bersama LapakDewa

Setelah Ada Yang Tewas, kami Tidak Bisa Mendiamkan Ketidakadilan Ini

Untuk Keterangan Lebih Lanjut Bisa Hubungi kita langsung :
– BBM : D86FBD64
– Wechat : TARUHANLAPAK
– Line : TARUHANLAPAK
– Whatsapp : +62 813 3436 3064
Setelah Ada Yang Tewas, kami Tidak Bisa Mendiamkan Ketidakadilan Ini

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *